Hari ini, tepat 12 hari saya lulus dari kampus yg selama ini saya kunjungi –STMIK Banjarbaru. Ijazah sudah dikantongi, tinggal ada perbaikan sedikit pada Transkrip perihal nilai yg salah dalam penulisan. Ada kegembiraan yg luar biasa, baik lahir maupun bathin. Lahiriah — saya tidak perlu repot-repot lagi ke kelas, perpus, pertemuan, dll. Batiniah — saya telah menunaikan kewajiban yang diberikan orang tua dan telah mendapat sedikil bekal untuk bersaing dimasa depan yang menurut orang-orang adalah zaman EDAN.
Beberapa hari yang lalu, saya merenung. Ternyata euforia kelulusan itu cuma sesaat. Bayang-bayang hari yang akan dilalui menjadi semakin jelas. Bekerja (kantoran maupun niaga) harus menjadi hal yang akan ditempuh. Ternyata semuanya masih belum selesai…
Saya telah terbiasa, mengais-ngais lowongan pekerjaan yang ditawarkan. Banjarmasin Post, karir.com, jobindo.com, dll adalah beberapa media yg saya jadikan acuan. Ternyata.. mencari pekerjaan bukan hal yang mudah dilakukan pada masa ini. Berbagai persyaratan harus dipenuhi, fluent in english, TOEFL sertification, IT sertifiction, CISCO, dll. Weleh…weleh..
Saya membayangkan, menurut TV ada puluhan ribu sarjana dan diploma (belum lagi lulusan SMA) yang lulus setiap tahun. Trus mereka (termasuk saya) harus memperebutkan lahan pekerjaan yang sangat terbatas. Disini peran kerasnya perjuangan sewaktu kuliah diperlukan. Bagi yang terbiasa organisasi, forum, lab, dll akan lebih mudah beradaptasi dengan proses “audisi” yang diberlakukan dunia kerja. Bagi yang terbiasa santai, alamat akan mendapatkan kesuilitan. Tapi itu teori, kebanyakan lebih dipengaruhi keberuntungan, pintar atau tak pintar semua memiliki kesempatan fifty-fifty..
Akhirnya saya memejamkan mata. BISMILLAH. Demi semua yang akan diperjuangkan, saya harus bercebur kedunia yang menurut orang EDAN ini.
Wish me luck !!. Buat temen2 yang juga telah dan akan lulus. Selamat berjuang !!!