Ah, post ini sudah sangat terlambat, harusnya rilis satu-setengah tahun lalu yak?
Tapi biar saja, toh masih banyak teman-teman yang juga belum kenal dengan Playbook seperti saya, semoga bisa sama-sama saling berbagi pengalaman. Hi hi hi.
Well, beberapa hari kemaren saya “dapet” Playbook baru 1 unit
. Setelah dibuka, ya lumayan surprise dengan penampilannya yang tidak seperti dugaan saya, maklum selama ini hanya melihat Playbook dari gambar-gambar di web yang tidak “actual size”, jadinya aslinya terlihat lebih kecil dari persepsi saya. That’s fine, kan memang ukurannya cuma 7″ jadi ya tidak jauh beda dengan Galaxy Tab 7″ P1000. Desainnya keren dengan tulisan BlackBerry di layar bagian bawah dan logo buah berry di bagian belakang, khas BlackBerry lah pokoknya.
Setelah dinyalakan, muncul layar untuk melakukan aktivasi. Aktivasi ini harus dilakukan, tidak bisa diskip. Saat aktivasi, kita juga memerlukan koneksi wifi agar bisa terhubung dengan internet ke server RIM untuk mendaftarkan BlackBerri ID. Prosesnya cukup mudah –menurut saya– hanya saja yang paling tidak menyenangkan adalah proses setelah aktivasi yaitu Software Update.

Software Update –dalam kasus saya– akan melakukan upgrade OS Playbook ke versi 1.0.8.6067 (OS versi 2.0 belum rilis resmi) dengan total file yang didownload sebesar 340 MB. Hadeh! ini masalah besar buat yang tidak memiliki koneksi wifi yang memadai. Sistem tetap menjalankan Software Update terus sampai proses update tersebut selesai dan satu hal yang harus diketahui yaitu PROSES INI TIDAK BISA DISKIP. Artinya, Playbook akan tetap tidak bisa digunakan sampai selesai Software Update. Yup, dan saya pun stuck disitu selama seharian penuh.
Dengan “memaksimalkan” seluruh peralatan yang dimiliki (lebay..
), akhirnya proses Software Update Playbook saya selesai. Happy? Pasti!. Eh ternyata proses Software Update tidak cuma disitu, setalah masuk ada sekali lagi Software Update minor yang harus dilakukan dengan file yang harus didownload sekitar 16 MB. Setelah semua proses Software Update benar-benar lengkap akhirnya saya pun bisa berjumpa dengan home screen Playbook.


Dengan pengalaman menggunakan Playbook yang cuma selama beberapa hari, ada beberapa hal yang ingin saya bagikan:
1. Anda tidak punya handphone Blackberry? Pilih tablet lain saja, Playbook bukan pilihan tepat untuk Anda.
2. Persiapkan koneksi wifi internet yang stabil (dan cepat) untuk aktivasi dan Software Update. Jika tidak maka Playbook Anda cuma bisa restart berulang-ulang karena gagal download Update.
3. Anda pribadi mobile dan tetap ingin menggunakan Playbook? saya sarankan untuk membeli mini wifi router yang banyak dijual di pasaran agar lebih maksimal.
Sepertinya itu dulu dari saya. Maaf belum membahas Blackberry Bridge karena sementara ini masih “mencari” handset Blackberry yang tepat untuk disandingkan dengan Playbook ini.
Ada yang kurang dari tulisan ini? Silahkan untuk disampaikan pada kolom komentar dibawah. Terima kasih.
Banjarmasin @20120111
Recent Comments